Comments on: ASI: Kado Istimewa Ibu untuk Sang Buah Hati http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah Sun, 29 Apr 2012 08:32:30 -0400 http://wordpress.org/?v=2.8.4 hourly 1 By: dr.avie http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-18540 dr.avie Sun, 01 Apr 2012 20:32:38 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-18540 # abu ahmad 1. Dampak pemberian susu formula tersebut adalah bayi jadi berkurang porsi mendapatkan ASI nya, sehingga kesempatan mendapatkan manfaat dari ASItentunya jadi tidak maksimal. Pada beberapa kasus biasanya bayi jadi malas minum ASI karena kekenyangan susu formula dan merasa lebih mudah menyusu dari botol dibanding dari payudara. 2. Sebenarnya bekerja bukan penghalang untuk tetap memberikan ASI. Anda tidak perlu mengganti ASI dengan susu formula atau susu lainnya, karena ASI tidak tergantikan. Berikut ini beberapa tips menyusui bagi ibu bekerja : Usahakan jangan berikan dot atau empeng di luar waktu menyusui. Jika terpaksa ibu tidak dapat menyusui bayinya (misalnya karena bekerja), berikan ASI yang sudah diperas dengan menggunakan sendok. Jangan lupa untuk mensterilkan wadah penyimpan ASI sebelum digunakan. Jika disimpan, ASI bisa bertahan selama :  4-8 jam bila disimpan pada suhu 19-25°C.  1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4°C (bukan freezer).  2 bulan di dalam freezer lemari es satu pintu.  3-4 bulan di dalam freezer (pintu terpisah). # abu ahmad
1. Dampak pemberian susu formula tersebut adalah bayi jadi berkurang porsi mendapatkan ASI nya, sehingga kesempatan mendapatkan manfaat dari ASItentunya jadi tidak maksimal. Pada beberapa kasus biasanya bayi jadi malas minum ASI karena kekenyangan susu formula dan merasa lebih mudah menyusu dari botol dibanding dari payudara.
2. Sebenarnya bekerja bukan penghalang untuk tetap memberikan ASI. Anda tidak perlu mengganti ASI dengan susu formula atau susu lainnya, karena ASI tidak tergantikan. Berikut ini beberapa tips menyusui bagi ibu bekerja :
Usahakan jangan berikan dot atau empeng di luar waktu menyusui. Jika terpaksa ibu tidak dapat menyusui bayinya (misalnya karena bekerja), berikan ASI yang sudah diperas dengan menggunakan sendok. Jangan lupa untuk mensterilkan wadah penyimpan ASI sebelum digunakan. Jika disimpan, ASI bisa bertahan selama :
 4-8 jam bila disimpan pada suhu 19-25°C.
 1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4°C (bukan freezer).
 2 bulan di dalam freezer lemari es satu pintu.
 3-4 bulan di dalam freezer (pintu terpisah).

]]>
By: ummu azzam http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-17472 ummu azzam Sat, 24 Dec 2011 12:43:55 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-17472 betul sekali ASI memang adalah makanan paling tepat untuk balita kita, dan perlu diketahui ASI eksklusif selama 6 bulan itu artinya memberikan ASI tanpa memberi makanan tambahan apapun baik itu air putih,madu atau susu formula. karena pencernaan bayi belum siap menerima makanan selain ASI, sehingga ASI menjadi makanan paling baik bagi bayi berusia 0-6 bulan, setelah 6bulan barulah diberi makanan pendamping ASI (MP-ASI). balita yang mendapat ASI memang kekebalan tubuhnya jauh lebih baik daripada yang tidak. mari berikan ASI untuk anak-anak kita, betul sekali ASI memang adalah makanan paling tepat untuk balita kita, dan perlu diketahui ASI eksklusif selama 6 bulan itu artinya memberikan ASI tanpa memberi makanan tambahan apapun baik itu air putih,madu atau susu formula. karena pencernaan bayi belum siap menerima makanan selain ASI, sehingga ASI menjadi makanan paling baik bagi bayi berusia 0-6 bulan, setelah 6bulan barulah diberi makanan pendamping ASI (MP-ASI). balita yang mendapat ASI memang kekebalan tubuhnya jauh lebih baik daripada yang tidak.
mari berikan ASI untuk anak-anak kita,

]]>
By: Abu Ahmad http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-17457 Abu Ahmad Fri, 23 Dec 2011 12:09:31 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-17457 Tak ada keraguan, ASI adl nikmat terbaik dan sempurna utk bayi. Tp aku pny problem, istri seorang guru yg mengajar smpai sore, praktis pemenuhan ASI tdk bs full. Bila istri mengajar, bayi aku beri susu formula. Prtayaan: 1. Apa dampak pemberian susu trsebut. 2. ASI normal keluarnya, apa boleh diberi ASI lain sbg ganti susu formula? Ada dampaknya tdk bg bayi! Jazakalloh Tak ada keraguan, ASI adl nikmat terbaik dan sempurna utk bayi. Tp aku pny problem, istri seorang guru yg mengajar smpai sore, praktis pemenuhan ASI tdk bs full. Bila istri mengajar, bayi aku beri susu formula. Prtayaan: 1. Apa dampak pemberian susu trsebut. 2. ASI normal keluarnya, apa boleh diberi ASI lain sbg ganti susu formula? Ada dampaknya tdk bg bayi! Jazakalloh

]]>
By: muslimah.or.id http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-17426 muslimah.or.id Wed, 21 Dec 2011 15:25:34 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-17426 @ Elisya Pemberian ASI sampai umur 2tahun itu bukan batasan waktu. Sehingga boleh-boleh saja Anda menyusuinya samapai melebihi 2 tahun. Allahu A'lam @ Elisya
Pemberian ASI sampai umur 2tahun itu bukan batasan waktu. Sehingga boleh-boleh saja Anda menyusuinya samapai melebihi 2 tahun. Allahu A’lam

]]>
By: elisya http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-17396 elisya Mon, 19 Dec 2011 13:05:50 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-17396 gimana kalau ASI masih diberikan setelah bayi berumur 2th.... kalau dihentikan, anak masih mo nyusu, ASI masih banyak .. gimana kalau ASI masih diberikan setelah bayi berumur 2th…. kalau dihentikan, anak masih mo nyusu, ASI masih banyak ..

]]>
By: muslimah.or.id http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/asi-kado-istimewa-ibu-untuk-sang-buah-hati.html/comment-page-1#comment-9555 muslimah.or.id Wed, 28 Jul 2010 15:57:35 +0000 http://muslimah.or.id/?p=247#comment-9555 @ukhti Era Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Salah satu cara supaya produksi ASI lancar dan banyak adalah dengan sering disusukan kepada bayi. Semakin sering diisap bayi, maka produksinya akan makin bertambah. Untuk itu, manfaatkan waktu sebelum berangkat kerja dan pada malam hari setelah pulang kerja untuk menyusui bayi anti secara langsung. Sepulang kerja, kompres payudara dengan air hangat untuk memperlancar keluarnya ASI. Biasanya payudara penuh setelah lama tidak disusukan, sehingga payudara tegang dan biasanya puting jadi susah ditangkap. Maka dari itu, keluarkan sedikit ASI nya supaya ASI tidak memancar dan bayi tidak kesulitan menangkap puting sehingga bisa menyusu secara optimal. Ketika di tempat kerja, sempatkan untuk memeras ASI (bisa dengan tangan/manual, bisa juga dengan pompa khusus) dan menampungnya dalam wadah yang bersih. Jika memungkinkan, mintalah seseorang untuk antar-jemput ASI peras untuk diberikan pada bayi di rumah. Jika tidak memungkinkan, usahakan untuk menitipkannya di lemari pendingin/kulkas (jika ada) di tempat kerja anti untuk kemudian dibawa pulang nantinya. Dengan begitu, anti akan punya banyak simpanan/persediaan ASI peras untuk bayi anti, sehingga bayi tidak kekurangan/kelaparan ketika anti tinggal kerja. Berikut ini kami paparkan cara menyimpan ASI : 1. ASI dapat disimpan pada udara bebas dalam tempat yang bersih selama 6-8 jam. 2. ASI yang telah disimpan dalam lemari pendingin (tidak dibekukan) harus diberikan dalam 2x24 jam sejak ASI tersebut dikeluarkan dari payudara. 3. Untuk disimpan lama, ASI harus segera disimpan beku dalam freezer. Pada suhu -18°C, ASI dapat tahan sampai 6 bulan. Pada penyimpanan ASI dengan dibekukan ini tidak banyak berpengaruh pada komponen kekebalan yang dikandung ASI. Apabila ASI akan diberikan pada bayi setelah didinginkan, maka tidak boleh dengan memanaskannya karena akan merusak kualitas dan komponen kekebalan yang terkandung dalam ASI. Pada pemanasan 62,5 °C selama 30 menit, unsur selular telah rusak dan bisa menurunkan kadar zat kekebalan (IgG, IgM, IgA). Untuk itu, cukup dengan mengaliri atau merendam tempat penyimpanan ASI peras dengan air hangat. Pada waktu libur kerja, maksimalkan pemberian ASI dengan sering menyusui bayi secara langsung. Selain cara tersebut di atas, yang terpenting adalah hindari stres karena akan mempengaruhi produksi ASI. Dari penuturan anti, sepertinya kekhawatiran akan produksi ASI yang kurang cukup membebani pikiran anti. Apalagi ditambah dengan tekanan dari sang nenek yang menginginkan supaya anak anti juga diberi susu formula. Sangat disayangkan jika sampai anti gagal memberikan ASI eksklusif sampai dengan 6 bulan. Untuk itu, anti harus percaya diri bahwa ASI saja sudah cukup, tidak perlu ditambah susu formula. Berikan pengertian kepada orang-orang di sekitar anti (suami, orangtua, mertua, dll) bahwa ASI adalah yang terbaik untuk bayi. Karena dukungan dari orang sekitar sangat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Semoga anti berhasil memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan tetap melanjutkan pemberian ASI sampai dengan 2 tahun. -dr. Avie Andriyani (Ummu Shofiyya)- @ukhti Era

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Salah satu cara supaya produksi ASI lancar dan banyak adalah dengan sering disusukan kepada bayi. Semakin sering diisap bayi, maka produksinya akan makin bertambah. Untuk itu, manfaatkan waktu sebelum berangkat kerja dan pada malam hari setelah pulang kerja untuk menyusui bayi anti secara langsung. Sepulang kerja, kompres payudara dengan air hangat untuk memperlancar keluarnya ASI. Biasanya payudara penuh setelah lama tidak disusukan, sehingga payudara tegang dan biasanya puting jadi susah ditangkap. Maka dari itu, keluarkan sedikit ASI nya supaya ASI tidak memancar dan bayi tidak kesulitan menangkap puting sehingga bisa menyusu secara optimal. Ketika di tempat kerja, sempatkan untuk memeras ASI (bisa dengan tangan/manual, bisa juga dengan pompa khusus) dan menampungnya dalam wadah yang bersih. Jika memungkinkan, mintalah seseorang untuk antar-jemput ASI peras untuk diberikan pada bayi di rumah. Jika tidak memungkinkan, usahakan untuk menitipkannya di lemari pendingin/kulkas (jika ada) di tempat kerja anti untuk kemudian dibawa pulang nantinya. Dengan begitu, anti akan punya banyak simpanan/persediaan ASI peras untuk bayi anti, sehingga bayi tidak kekurangan/kelaparan ketika anti tinggal kerja. Berikut ini kami paparkan cara menyimpan ASI :
1. ASI dapat disimpan pada udara bebas dalam tempat yang bersih selama 6-8 jam.
2. ASI yang telah disimpan dalam lemari pendingin (tidak dibekukan) harus diberikan dalam 2×24 jam sejak ASI tersebut dikeluarkan dari payudara.
3. Untuk disimpan lama, ASI harus segera disimpan beku dalam freezer. Pada suhu -18°C, ASI dapat tahan sampai 6 bulan.

Pada penyimpanan ASI dengan dibekukan ini tidak banyak berpengaruh pada komponen kekebalan yang dikandung ASI. Apabila ASI akan diberikan pada bayi setelah didinginkan, maka tidak boleh dengan memanaskannya karena akan merusak kualitas dan komponen kekebalan yang terkandung dalam ASI. Pada pemanasan 62,5 °C selama 30 menit, unsur selular telah rusak dan bisa menurunkan kadar zat kekebalan (IgG, IgM, IgA). Untuk itu, cukup dengan mengaliri atau merendam tempat penyimpanan ASI peras dengan air hangat.
Pada waktu libur kerja, maksimalkan pemberian ASI dengan sering menyusui bayi secara langsung.

Selain cara tersebut di atas, yang terpenting adalah hindari stres karena akan mempengaruhi produksi ASI. Dari penuturan anti, sepertinya kekhawatiran akan produksi ASI yang kurang cukup membebani pikiran anti. Apalagi ditambah dengan tekanan dari sang nenek yang menginginkan supaya anak anti juga diberi susu formula. Sangat disayangkan jika sampai anti gagal memberikan ASI eksklusif sampai dengan 6 bulan. Untuk itu, anti harus percaya diri bahwa ASI saja sudah cukup, tidak perlu ditambah susu formula. Berikan pengertian kepada orang-orang di sekitar anti (suami, orangtua, mertua, dll) bahwa ASI adalah yang terbaik untuk bayi. Karena dukungan dari orang sekitar sangat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Semoga anti berhasil memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan tetap melanjutkan pemberian ASI sampai dengan 2 tahun.

-dr. Avie Andriyani (Ummu Shofiyya)-

]]>