Fatwa Ramadhan untuk Muslimah: Mencicipi Makanan

Tidak mengapa mencicipi makanan jika diperlukan, yaitu dengan menempelkannya pada ujung lidah untuk mengetahui rasa manis, asin atau lainnya. Namun, tidak ditelan, melainkan diludahkan, Hal ini tidak merusak puasanya. (Fatawa Ash-Shiyam, Syaikh Ibnu Jibrin)

***

Dipublikasikan ulang oleh www.muslimah.or.id

3 Komentar untuk “Fatwa Ramadhan untuk Muslimah: Mencicipi Makanan”

  1. mo......
    24th September 2008 pada waktu 21:32

    ya saya setuju……….

  2. Yana
    19th January 2009 pada waktu 10:01

    Lebih baik makanan itu tidak dicicipi jika kita sedang puasa. Risiko batalnya lbh besar. Lbh baik kita ikut prinsip kehati-hatian saja dng tidak mencicipi masakan, kan bumbunya bisa dikira-kira.

  3. melani
    3rd March 2009 pada waktu 06:25

    cari aman aja deh! Kan sayang, cuma karna nycipin makanan yang secuil, puasa kita jadi kebablasan… Mending minta temen atau sodara buat bantu nyicip. Ok! ^_^

Berikan komentar

donasi muslimah
Toko Muslim Islam Download Your Ads Radio Muslim UmmiUmmi.com Donasi Buletin KonsultasiSyariah Yufid.com

Arsip

Buletin Tauhid

Design by cizkah powered by Wordpress