Comments on: Lihatlah, Siapa Mahrammu (1) http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html Meraih Kebahagiaan Muslimah di Atas Jalan Salaful Ummah Sun, 13 May 2012 11:31:00 -0400 http://wordpress.org/?v=2.8.4 hourly 1 By: Esthy http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-17985 Esthy Wed, 08 Feb 2012 06:40:08 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-17985 Assalamu'alaikum...ukhti saya ingin bertanya tentang masalah makhram, saya mempunyai kakek buyut yang sama dengan seorang laki-laki, dalam artian "kakek saya" adalah "kakak dari kakek buyutnya",namun dalam adat masyarakat jawa kami dikatakan makhram karena antara keturunan kakek saya dan kakek buyutnya hingga ayah kami adalah laki-laki sehingga nasabnya belum terputus. Yang ingin saya tanyakan apakah dalam hukum islam sebenarnya kami masih makhram atau bukan?? terimkasih, Wsslmlkm... Assalamu’alaikum…ukhti saya ingin bertanya tentang masalah makhram, saya mempunyai kakek buyut yang sama dengan seorang laki-laki, dalam artian “kakek saya” adalah “kakak dari kakek buyutnya”,namun dalam adat masyarakat jawa kami dikatakan makhram karena antara keturunan kakek saya dan kakek buyutnya hingga ayah kami adalah laki-laki sehingga nasabnya belum terputus. Yang ingin saya tanyakan apakah dalam hukum islam sebenarnya kami masih makhram atau bukan?? terimkasih, Wsslmlkm…

]]>
By: ummu abdirrahman http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-17017 ummu abdirrahman Wed, 23 Nov 2011 13:59:58 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-17017 hanya ingin meluruskan saja atas jawaban pertanyaan ttg BANK ASI. Pernah membaca di sebuah web, bahwa BAnk Asi tidak disarankan karena kita tidak tahu latar belakang si pendonor Asi tersebut dan juga ini berhubungan dengan nasab si anak persusuan dengan saudara persusuanya nanti. Kemungkinan di Bank Asi juga disusui tidak dengan 1 ibu persusuan yang sama selama 5x bukan? Wallahu'alam... semoga kita bisa lebih berhati2. hanya ingin meluruskan saja atas jawaban pertanyaan ttg BANK ASI. Pernah membaca di sebuah web, bahwa BAnk Asi tidak disarankan karena kita tidak tahu latar belakang si pendonor Asi tersebut dan juga ini berhubungan dengan nasab si anak persusuan dengan saudara persusuanya nanti. Kemungkinan di Bank Asi juga disusui tidak dengan 1 ibu persusuan yang sama selama 5x bukan?

Wallahu’alam…
semoga kita bisa lebih berhati2.

]]>
By: muslimah.or.id http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-16999 muslimah.or.id Tue, 22 Nov 2011 17:55:18 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-16999 @ Ayu Alfa Wa'alaikumussalam, Pengertian sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan oranglain. Adapun menolak berjabat tangan dengan non mahram maka itu bukan termasuk sombong tapi justru satu bentuk ketataan kepada Allah dan RasulNya. Sampaiakan apa yang bisa Anda jelaskan kepadanya sesuai kemampuan yang Anda miliki namun jika tidak biarkan saja. @ Ayu Alfa
Wa’alaikumussalam,
Pengertian sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan oranglain. Adapun menolak berjabat tangan dengan non mahram maka itu bukan termasuk sombong tapi justru satu bentuk ketataan kepada Allah dan RasulNya. Sampaiakan apa yang bisa Anda jelaskan kepadanya sesuai kemampuan yang Anda miliki namun jika tidak biarkan saja.

]]>
By: ayu alfa nabela nf http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-16957 ayu alfa nabela nf Sun, 20 Nov 2011 11:09:07 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-16957 assalamu'alaikum wr.wb saya hendak bertanya.. bagaimana ketika ada seorang lelaki mengulurkan tangan untuk bersalaman, kemudian kita mengatakan "bukan muhrim". dia malah mengatakan kita sombong.. apa yang kita lakukan ??? assalamu’alaikum wr.wb
saya hendak bertanya..
bagaimana ketika ada seorang lelaki mengulurkan tangan untuk bersalaman, kemudian kita mengatakan “bukan muhrim”. dia malah mengatakan kita sombong..
apa yang kita lakukan ???

]]>
By: muslimah.or.id http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-15792 muslimah.or.id Fri, 09 Sep 2011 19:42:03 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-15792 @ ummu furqon Wa'alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh. 1. Jika hanya mengadopsi, maka status ibu tersebut adalah ibu angkat. 2. Jika setelah menjadi ibu angkat, wanita tersebut menyusui sendiri anak angkatnya, berarti statusnya sebagai ibu angkat bertambah menjadi "ibu susuan". Tentang hukum persusuan dalam Islam, silakan baca <a href="http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html" rel="nofollow">http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html</a> @ ummu furqon

Wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh.

1. Jika hanya mengadopsi, maka status ibu tersebut adalah ibu angkat.
2. Jika setelah menjadi ibu angkat, wanita tersebut menyusui sendiri anak angkatnya, berarti statusnya sebagai ibu angkat bertambah menjadi “ibu susuan”.

Tentang hukum persusuan dalam Islam, silakan baca http://muslimah.or.id/fikih/tuntunan-akad-persusuan.html

]]>
By: Ummu Furqon http://muslimah.or.id/fikih/lihatlah-siapa-mahrammu-1.html/comment-page-1#comment-15769 Ummu Furqon Wed, 07 Sep 2011 18:20:53 +0000 http://muslimah.or.id/?p=394#comment-15769 Assalamu'alaykum wa rahmatu llahi wa barakatuh, Izin copas. Ana mau nnya, bagaimana hukum nya mengadopsi anak terus bayi tsb di beri asi? Karna ingin mempunyai anak lelaki pertama dan wanita tsb melahirkan anak perempuan? mohon penjelasannya.. Di tunggu. Assalamu’alaykum wa rahmatu llahi wa barakatuh,
Izin copas.

Ana mau nnya, bagaimana hukum nya mengadopsi anak terus bayi tsb di beri asi? Karna ingin mempunyai anak lelaki pertama dan wanita tsb melahirkan anak perempuan? mohon penjelasannya..

Di tunggu.

]]>